REKAPITULASI KEJADIAN BULAN OKTOBER 2017



Sebagai pusat informasi kebencanaan, Pusdalops BPBD DIY secara rutin merekap setiap kejadian bencana yang terjadi di DIY. Berdasarkan hasil data laporan bencana yang dihimpun oleh Pusdalops BPBD DIY, terdapat 11 jenis kejadian. Jumlah kejadian ini termasuk lebih banyak dari bulan-bulan sebelumnya. Kejadian-kejadian tersebut meliputi: evakuasi hewan, tanah retak, penemuan mayat, bangunan roboh, laka sungai, laka laut, laka darat, angin kencang, kebakaran, dan tanah longsor.

Masih seperti bulan-bulan sebelumnya, prosentasi kejadian bencana tertinggi yaitu kebakaran, dengan prosentasi sebesar 38 %, akan tetapi  prosentase bulan ini lebih sedikit dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencapai 58% untuk kejadian kebakaran. Kejadian tersebut tersebar di Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, dan Gunung Kidul di mana kejadian terbanyak berada di Sleman dengan jumlah laporan sebanyak 10 kejadian. Selain itu, prosentase kejadian lain yang cukup besar yaitu tanah longsor dan angin kencang. Kejadian tanah longsor tersebar di 3 kabupaten, yaitu Sleman, Kulon Progo dan Gunungkidul. Sementara kejadian angin kencang berada di Bantul dan Sleman. Dampak dari berbagai kejadian bencana yang berhasil dihimpun meliputi: pohon tumbang, pohon terbakar, kerusakan rumah, tempat usaha, rumah ibadah, sarana olahraga, kendaraan, bahkan menimbulkan korban meninggal dunia sebanyak 11 jiwa.

Berdasarkan peta sebaran kejadian bencana yang berhasil dihimpun pada bulan Oktober 2017, wilayah yang paling tinggi tingkat kejadiannya meliputi Kecamatan wonosari wilayah Kabupaten Gunungkidul, Kecamatan Bantul wilayah Kabupaten Bantul, Kecamatan Sleman, Depok, Prambanan, jetis dan Tegalreja wilayah Kabupaten Sleman. Di wilayah tersebut jumlah kejadian yang dihimpun mencapai 3-4 kejadian.

Dikarenakan tingginya prosentase kejadian kebakaran, berikut kami sampaikan tips jika terjadi kebakaran pada rumah atau gedung yang kita tempati :

  1. Tetap tenang saat menghadapi kebakaran.
  2. Jika kebakaran kecil dan masih bisa diatasi, segera padamkan dengan alat pemadam yang ada seperti APAR (Alat Pemadam Api Ringan) atau dengan karung goni yang dibasahi air.
  3. Jika kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik segera matikan listrik di rumah atau gedung.
  4. Tutup ruangan yang terjadi kebakaran agar tidak menjalar ke ruang lain tetapi jangan dikunci, untuk memudahkan jika akan memadamkan kobaran api.
  5. Jika kebakaran besar, segera keluar rumah dan ajak semua keluarga meninggalkan rumah segera. Jangan sibukkan diri untuk mengumpulkan barang di dalam rumah.
  6. Berjalanlah dengan tenang, jangan lari, perhatian penuh dan tidak panik.
  7. Jika menemukan asap tebal dijalan atau suatu ruangan, hindari jangan sampai menghirup asap, misalnya dengan cara merangkak dan bernafas dengan mendekatkan muka ke lantai, gunakan kain basah sebagai penutup hidung, hal ini akan membantu untuk bernafas.
  8. Jika anda melalui pintu yang tertutup, periksalah dengan seksama suhu daun pintu dengan menempelkan belakang telapak tangan Anda. Kemudian periksa handle pintu. Jika panas pindah melaui jalur lain.
  9. Jika perlu lakukan latihan evakuasi jika terjadi kebaran agar upaya penyelamatan dapat berjalan lebih cepat.
  10. Segera hubungi pemadam kebaran 113 jika api tidak dapat anda kendalikan sendiri.

 


FAST RESPONSE



    Pusdalops BPBD DIY

    Jalan Kenari No. 14A, Semaki, Umbulharjo,

    YOGYAKARTA, 55166

    Phone: (0274) 555584, 555585

    Fax: (0274) 555326

    Frek : 170.300Mhz duplex -500 tone: 88,5

    whatsapp : (0274) 555584

    email: pusdalopsdiy@gmail.com


ADMINISTRASI PERKANTORAN


    BPBD DIY

    Jalan Kenari No. 14A, Semaki, Umbulharjo YOGYAKARTA, 55166

    Telp. (0274)555836

    Fax. (0274)554206

    email: BPBD@jogjaprov.go.id

JADWAL KEGIATAN


PELATIHAN PENANGGULANGAN BENCANA


GEMPA TERKINI



STATUS GUNUNG MERAPI


PRAKIRAAN CUACA


Kota Yogyakarta
Kabupaten Sleman
Kabupaten Gunungkidul
Kabupaten Bantul
Kabupaten Kulonprogo


IKUTI KAMI