BPBD DIY
  • Beranda
  • Profil
    • VISI DAN MISI
    • SEJARAH
    • GAMBARAN UMUM
      • Gambaran Umum Layanan
      • Tujuan, Sasaran dan Strategi
      • Kebijakan
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • TUGAS FUNGSI
    • SDM
      • DATA PEGAWAI
      • TENAGA ALIH DAYA
    • PROSEDUR KEBENCANAAN
  • Peraturan
    • Undang-Undang
    • Peraturan Pemerintah
    • Peraturan Presiden
    • Peraturan Menteri
    • Peraturan Kepala BNPB
    • PERDA dan PERGUB
  • PROGRAM & KEGIATAN
    • Tahun Anggaran 2026
    • Tahun Anggaran 2025
    • Tahun Anggaran 2024
  • INFORMASI
    • BERITA
    • DAFTAR INFORMASI
    • DAFTAR INFORMASI DIKECUALIKAN
    • LAYANAN INFORMASI PUBLIK
      • Tata Cara Memperoleh Informasi Publik
      • Hak dan Kewajiban Dalam Memperoleh Informasi Publik
      • Alur Pengajuan Keberatan
      • Tata Cara Pengaduan Penyalahgunaan Wewenang
      • Maklumat Pelayanan Informasi Publik
      • Kebijakan Privasi
    • AGENDA PIMPINAN
    • PENGETAHUAN BENCANA
      • Tanah Longsor
      • Gunung Api
      • Angin Kencang
      • Kekeringan
      • Banjir
      • Kebakaran
      • Gempa Bumi
      • Tsunami
    • TIPS BENCANA
      • Tips Bencana Letusan Gunung Api
      • Tips Bencana Angin Ribut
      • Tips Bencana Gempa Bumi
      • Tips Bencana Tanah Longsor
      • Tips Bencana Tsunami
      • Tips Bencana Banjir
      • Tips Bencana Kekeringan
    • FAQ
  • Galeri
    • Photo
    • Video
  • UNDUHAN
  • Lapor
    • Lapor Bencana
    • E Lapor D.I.Yogyakarta
  • KONTAK
    • Kontak Penting
    • Hubungi Kami
    • Kalender Penting
    • Survei Kepuasan Masyarakat
BPBD DIY
  • Beranda
  • Profil
    • VISI DAN MISI
    • SEJARAH
    • GAMBARAN UMUM
      • Gambaran Umum Layanan
      • Tujuan, Sasaran dan Strategi
      • Kebijakan
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • TUGAS FUNGSI
    • SDM
      • DATA PEGAWAI
      • TENAGA ALIH DAYA
    • PROSEDUR KEBENCANAAN
  • Peraturan
    • Undang-Undang
    • Peraturan Pemerintah
    • Peraturan Presiden
    • Peraturan Menteri
    • Peraturan Kepala BNPB
    • PERDA dan PERGUB
  • PROGRAM & KEGIATAN
    • Tahun Anggaran 2026
    • Tahun Anggaran 2025
    • Tahun Anggaran 2024
  • INFORMASI
    • BERITA
    • DAFTAR INFORMASI
    • DAFTAR INFORMASI DIKECUALIKAN
    • LAYANAN INFORMASI PUBLIK
      • Tata Cara Memperoleh Informasi Publik
      • Hak dan Kewajiban Dalam Memperoleh Informasi Publik
      • Alur Pengajuan Keberatan
      • Tata Cara Pengaduan Penyalahgunaan Wewenang
      • Maklumat Pelayanan Informasi Publik
      • Kebijakan Privasi
    • AGENDA PIMPINAN
    • PENGETAHUAN BENCANA
      • Tanah Longsor
      • Gunung Api
      • Angin Kencang
      • Kekeringan
      • Banjir
      • Kebakaran
      • Gempa Bumi
      • Tsunami
    • TIPS BENCANA
      • Tips Bencana Letusan Gunung Api
      • Tips Bencana Angin Ribut
      • Tips Bencana Gempa Bumi
      • Tips Bencana Tanah Longsor
      • Tips Bencana Tsunami
      • Tips Bencana Banjir
      • Tips Bencana Kekeringan
    • FAQ
  • Galeri
    • Photo
    • Video
  • UNDUHAN
  • Lapor
    • Lapor Bencana
    • E Lapor D.I.Yogyakarta
  • KONTAK
    • Kontak Penting
    • Hubungi Kami
    • Kalender Penting
    • Survei Kepuasan Masyarakat

Form Pencarian

Seluruh Wilayah DIY Berstatus Awas Kekeringan

  • 24, September 2026
  • Komentar

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih menghadapi kondisi musim kemarau. Berdasarkan Peringatan Dini Cuaca dan Iklim dari Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II untuk Dasarian III September 2026, seluruh wilayah DIY berada pada periode musim kemarau dan masuk status Awas kekeringan meteorologis pada 21–30 September 2026.

Status tersebut berlaku di lima wilayah, yakni Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Kabupaten Kulon Progo, dan Kabupaten Gunungkidul. Kondisi ini menunjukkan bahwa masyarakat perlu lebih bijak dalam menggunakan air, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

BMKG menjelaskan, kondisi kemarau di DIY dipengaruhi sejumlah faktor iklim. Monsun Australia masih aktif, sementara ENSO berada dalam kondisi sangat kuat dan Dipole Mode Index (DMI) berada pada fase positif. Kedua kondisi tersebut turut mendukung berlangsungnya periode kering lebih panjang. Di sisi lain, MJO diprediksi tidak aktif di wilayah Indonesia sehingga tambahan potensi hujan relatif terbatas.

Dalam waktu dekat, hujan belum diperkirakan merata di DIY. Pada 21–27 September, cuaca diprediksi cerah hingga berawan di seluruh wilayah. Sementara pada 28–30 September, peluang hujan ringan hanya diperkirakan terjadi secara terbatas di Sleman bagian utara dan Kulon Progo bagian utara.

Menghadapi kondisi tersebut, BMKG merekomendasikan masyarakat dan pemangku kepentingan melakukan pengelolaan sumber daya air secara efisien serta menyesuaikan kegiatan dengan kondisi wilayah. Informasi cuaca dan iklim juga perlu terus diperbarui melalui kanal resmi BMKG.

BPBD DIY juga mendorong kesiapsiagaan lintas sektor. Untuk masyarakat, penggunaan air perlu diprioritaskan untuk kebutuhan pokok seperti minum, memasak, dan sanitasi. Masyarakat juga dapat memanfaatkan penampungan air serta melaporkan kondisi kekeringan di lingkungannya kepada pemerintah kalurahan atau BPBD melalui kanal resmi.

Sementara itu, pemerintah daerah perlu memastikan ketersediaan sumber air alternatif dan kesiapan distribusi air bersih, terutama di wilayah yang rentan mengalami krisis air. Di sektor pertanian dan peternakan, penggunaan air secara hemat, penyesuaian pola tanam, serta penyediaan cadangan pakan dan air minum ternak menjadi bagian penting dalam menghadapi kemarau.

Dengan kondisi kekeringan yang masih berlangsung, kewaspadaan perlu dijaga bersama. Masyarakat diharapkan menggunakan air secara bijak, sementara pemerintah dan pemangku kepentingan terus memantau perkembangan kondisi dan kebutuhan di lapangan agar penanganan dapat dilakukan sesuai wilayah yang terdampak.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Berita Lainnya


Seluruh Wilayah DIY Berstatus Awas Kekeringan
  • Sep, 24 2026

Kenapa Air Bisa Membuat Kebakaran Bensin Makin Par...
  • Sep, 23 2026

Stopkontak Bertumpuk: Praktis, tetapi Apa Risikony...
  • Sep, 23 2026

Redkar, Garda Terdekat dalam Menghadapi Bahaya Keb...
  • Sep, 23 2026

Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Peraira...
  • Sep, 22 2026

Antisipasi Kekeringan, Pemda DIY Rancang Pembangun...
  • Sep, 22 2026

Menjaga Denyut Nadi Karst: Upaya Jangka Panjang Me...
  • Sep, 22 2026

Pemda DIY Salurkan Beragam Bantuan bagi Mahasiswa ...
  • Sep, 21 2026

Dukungan untuk Mahasiswa NTT di Yogyakarta
  • Sep, 20 2026

Perkuat Indeks Ketahanan Daerah, BPBD DIY Kirim Du...
  • Sep, 19 2026

Fast Response (24 jam)

Pusdalops BPBD DIY
Jalan Kenari No. 14A, Semaki, Umbulharjo, Yogyakarta, 55166
Phone: (0274) 555585
whatsapp : (0274) 555584
Fax: (0274) 555326
Frek output: 170,300 MHz, Input: 165,300 MHz
duplex -5 MHz tone: 91,5 Hz
email: pusdalopsdiy@gmail.com

Administrasi Perkantoran

BPBD DIY
Jalan Kenari No. 14A, Semaki, Umbulharjo YOGYAKARTA, 55166
Telp. (0274)555836
Fax. (0274)554206
email: BPBD@jogjaprov.go.id

Sosial Media

Copyright © 2021 BPBD Daerah Istimewa Yogyakarta