Status Merapi
Status Merapi Terkini

Gempa Bumi
Sumber BMKG

Tanggal : 14 Jul 2026,   Jam : 22:49:37 WIB

Magnitudo : 6.2 SR,      Kedalaman : 10 km

Potensi : Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat

Wilayah : Pusat gempa berada di laut 198 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE

Cuaca DIY
Prakiraan Cuaca


Sertifikasi Kaji Cepat TRC BPBD DIY Perkuat Garda Depan Pelayanan Darurat Masyarakat 

Sertifikasi Kaji Cepat TRC BPBD DIY Perkuat Garda Depan Pelayanan Darurat Masyarakat 

YOGYAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar kegiatan sertifikasi kompetensi penanggulangan bencana untuk kluster kaji cepat bagi personel Tim Reaksi Cepat (TRC). Kegiatan berlangsung selama tiga hari,pada tanggal 6 hingga 8 Juli 2026. Melalui program ini, seluruh anggota TRC diuji kemampuannya dalam melakukan penilaian situasi secara cepat, tepat, dan akurat demi memberikan jaminan keselamatan yang maksimal bagi masyarakat Yogyakarta saat terjadi keadaan darurat.   Penyelenggaraan sertifikasi ini dipusatkan sepenuhnya di Tempat Uji Kompetensi (TUK) BPBD DIY. Fasilitas TUK ini telah dirancang khusus dengan standar nasional untuk mensimulasikan berbagai skenario bencana. Pemilihan TUK internal ini memastikan proses asesmen berjalan optimal dan sesuai dengan kondisi geografis serta karakteristik kerawanan bencana spesifik yang sering dihadapi oleh masyarakat di wilayah DIY. Selama tiga hari pelaksanaan, para personel TRC menghadapi serangkaian ujian ketat yang berdampak langsung pada efektivitas pelayanan publik, seperti akurasi pencatatan data korban, kerusakan infrastruktur, hingga kalkulasi kebutuhan logistik darurat. Kompetensi kaji cepat (rapid assessment) merupakan pilar utama dalam penyelamatan warga. Hasil analisis dari tim garda depan inilah yang memegang kunci utama dalam menentukan jenis bantuan dan kecepatan pengiriman personel penyelamat ke lokasi terdampak. Langkah strategis ini menjadi bukti nyata komitmen BPBD DIY dalam meningkatkan kapasitas profesionalisme sumber daya manusia demi kepentingan masyarakat luas. Dengan adanya pengakuan kompetensi secara resmi, personel TRC kini tidak hanya mengandalkan kesiapan fisik semata, melainkan juga legalitas keahlian yang terstandardisasi. Hal ini sangat penting untuk membangun kepercayaan publik dan memastikan bahwa setiap tindakan penyelamatan di lapangan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan hukum. Melalui berakhirnya kegiatan ini, mutu pelayanan darurat dan ketahanan masyarakat terhadap bencana di Yogyakarta dipastikan akan semakin kuat. Personel TRC yang telah tersertifikasi kini siap memberikan respons yang lebih terukur untuk meminimalkan risiko jatuhnya korban jiwa dan kerugian materiil. Pemerintah perlahan terus berkomitmen untuk melakukan standardisasi keahlian bagi seluruh petugas kebencanaan demi mewujudkan wilayah DIY yang tangguh, aman, dan responsif bencana. ...

Detail Berita

Kabupaten Bantul dan Gunungkidul Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan 2026

Kabupaten Bantul dan Gunungkidul Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan 2026

YOGYAKARTA — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi puncak musim kemarau 2026. Berdasarkan prakiraan iklim dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau tahun ini diprediksi akan berlangsung lebih kering dari kondisi normal akibat pengaruh fenomena El Niño.  Merespons potensi ancaman krisis air bersih tersebut, dua wilayah di DIY, yaitu Kabupaten Gunungkidul dan Kabupaten Bantul, secara resmi telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan. Langkah cepat ini diambil guna mempercepat koordinasi, penanganan, dan penyaluran bantuan logistik air bersih kepada wilayah terdampak.  Gunungkidul Antisipasi Kemarau Panjang Sejak Awal Juni Sebagai wilayah yang kerap mengalami kendala pemenuhan air bersih saat kemarau, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bergerak lebih awal. Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengeluarkan Keputusan Bupati Nomor 154/KPTS/2026 yang menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi Kekeringan di Kabupaten Gunungkidul.  Masa Berlaku: Status siaga ini berjalan selama tiga bulan, terhitung mulai tanggal 1 Juni 2026 hingga 31 Agustus 2026.  Latar Belakang: Prediksi BMKG pada April lalu menunjukkan awal kemarau di DIY sudah dimulai sejak akhir April 2026 dengan curah hujan di bawah normal. Hasil Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan bersama BPBD DIY memperingatkan bahwa puncak kemarau ekstrem yang disertai El Niño di Gunungkidul diprediksi terjadi pada bulan Juli hingga Agustus 2026.  Pendanaan: Pemerintah Kabupaten Gunungkidul memastikan segala pembiayaan penanganan dampak kekeringan ini akan dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.  Bantul Tetapkan Siaga Darurat Menyusul Ancaman Kekeringan Ekstrem Menyusul Gunungkidul, Pemerintah Kabupaten Bantul juga resmi mengambil langkah taktis. Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menerbitkan Keputusan Bupati Nomor 263 Tahun 2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan di Kabupaten Bantul.  Masa Berlaku: Status siaga darurat di Bantul berlaku mulai 25 Juni 2026 hingga 25 September 2026.  Latar Belakang: Berdasarkan data kejadian bencana serta meningkatnya jumlah proposal permohonan dropping air bersih yang masuk ke BPBD Kabupaten Bantul, wilayah ini mulai merasakan dampak nyata penurunan debit air. Kondisi kekeringan diprakirakan meningkat menjadi kekeringan ekstrem pada bulan Juli 2026 ini.  Langkah Taktis: Melalui keputusan ini, Bupati Bantul menginstruksikan Kepala BPBD Kabupaten Bantul untuk segera melakukan koordinasi lintas Perangkat Daerah dalam melaksanakan percepatan operasi penanganan darurat penanggulangan bencana agar kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi.  Imbauan BPBD DIY untuk Masyarakat Kondisi iklim yang dipengaruhi El Niño menuntut kesiapan dari seluruh lapisan masyarakat maupun pemangku kebijakan. BPBD DIY mengharapkan kerja sama dari segenap warga untuk melakukan langkah-langkah mitigasi mandiri, antara lain:  Hemat Penggunaan Air: Mulailah memprioritaskan penggunaan air bersih untuk kebutuhan pokok (memasak dan minum) serta mengurangi pemborosan. Menjaga Sumber Air Bersih: Mengamankan dan merawat sumber-sumber air atau perindangan yang ada di lingkungan sekitar. Koordinasi Cepat: Bagi wilayah administrasi (RT/RW/Kalurahan) yang mulai mengalami krisis air bersih, diimbau segera melaporkan kondisi secara berjenjang ke BPBD Kabupaten masing-masing agar dapat segera dijadwalkan pendistribusian air bersih (dropping air). Melalui penetapan status siaga darurat di tingkat kabupaten ini, diharapkan penanganan bencana kekeringan di DIY tahun 2026 dapat berjalan secara cepat, tepat, terkoordinasi, dan meminimalisir risiko dampak sosial maupun ekonomi di masyarakat.(FM) ...

Detail Berita

Siap Cetak Instruktur Andal, Personel TRC BPBD DIY Pertajam Kemampuan Kaji Cepat di Sentul

Siap Cetak Instruktur Andal, Personel TRC BPBD DIY Pertajam Kemampuan Kaji Cepat di Sentul

Widiyanto, salah satu personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD DIY menjadi perwakilan dari BPBD DIY yang dikirim untuk mengikuti pelatihan Training of Facilitator (ToF) Kaji Cepat Bencana di Pusdiklat BNPB Sentul, Bogor. Kegiatan intensif ini berlangsung dari tanggal 29 Juni hingga 4 Juli 2026.  Bagi wilayah DIY, keterlibatan personel dalam ToF kaji cepat ini memiliki nilai strategis yang sangat tinggi untuk meningkatkan kapasitas daerah dalam menghadapi berbagai ancaman bencana. Personel TRC BPBD DIY dituntut tidak hanya terampil mengevaluasi dampak lapangan secara kilat, tetapi juga mampu mentransfer pengetahuan tersebut kepada instansi lokal dan relawan secara terstruktur. Dengan melahirkan instruktur baru yang andal, DIY dapat memperkuat kesiapsiagaan mandiri secara merata demi mempercepat proses pemulihan saat status darurat terjadi. Dalam skala nasional, program ToF yang diselenggarakan oleh BNPB ini merupakan motor penggerak standarisasi penanggulangan bencana di seluruh Indonesia. Sebagai negara yang berada di jalur cincin api, Indonesia membutuhkan keseragaman metode kaji cepat agar data kerusakan dan kebutuhan logistik yang dihimpun dari setiap wilayah memiliki format yang valid. Melalui fasilitator yang kompeten, akselerasi kompetensi di tingkat lokal dapat berjalan masif, yang pada akhirnya berkontribusi besar dalam meningkatkan kapasitas daerah di seluruh penjuru negeri demi pengambilan kebijakan operasi darurat yang cepat, tepat, dan menyelamatkan lebih banyak nyawa. Hari pertama dibuka langsung oleh Kepala Pusdiklat BNPB dan diawali dengan pengerjaan pretes. Pada sesi awal ini, peserta menerima materi krusial mengenai Rencana Belajar Program Pembelajaran (RBPMP) dan Rencana Pembelajaran (RP) dari LAN RI, metode pengajaran prinsip sistem Penanggulangan Bencana (PB), serta materi Strategi Komunikasi Penanggulangan Bencana (SKPB). Memasuki hari kedua, pelatihan fokus pada penguatan kompetensi teknis dan konseptual tim kaji cepat dalam siklus kebencanaan. Pada hari ketiga, fokus pelatihan bergeser pada pemanfaatan teknologi informasi dari PUSDATINKOM BNPB untuk percepatan penguatan data lapangan. Selain itu, diisi dengan simulasi kaji cepat bencana bersama Widyaiswara BNPB serta materi Pembelajaran Orang Dewasa (POD) dari LAN RI yang berfokus pada prinsip KKOMP. Selain itu, Widiyanto dibekali teknik fasilitasi khusus dari LAN RI agar mampu menguasai audiens dalam berbagai situasi kritis di lapangan.  Hari keempat menjadi momen krusial bagi perwakilan TRC BPBD DIY ini untuk mempersiapkan ujian kelulusan melalui sesi penyusunan RBPMP dan RP untuk ujian microteaching, yang dilanjutkan dengan diskusi kelompok intensif serta praktik langsung hingga malam hari agar personel tidak hanya ahli dalam kaji cepat tetapi juga siap menjadi instruktur handal di daerah asal. Selamat telah mengikuti seluruh rangkaian pelatihan intensif ini dengan dedikasi tinggi, kini saatnya menunggu hasil kelulusan diumumkan dengan harapan mendapatkan nilai yang sangat bagus dan memuaskan agar ilmu yang diraih dapat segera memperkuat kapasitas kesiapsiagaan bencana di wilayah DIY.  ...

Detail Berita

Sebagai bentuk transparansi, kami meyediakan informasi publik sebagai berikut