Yogyakarta, 17 Desember 2025. BPBD Kota Yogyakarta menjadi tuan rumah kegiatan mobilisasi personel dan konsolidasi Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu (17/12). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi, menyinkronkan Standar Operasional Prosedur (SOP), serta menyelaraskan sistem dan alur data dalam penanganan kejadian bencana di wilayah DIY.
Kegiatan konsolidasi diikuti oleh perwakilan Pusdalops dan TRC BPBD Provinsi serta Kota Yogyakarta. Pembahasan difokuskan pada penguatan sistem komunikasi dan informasi kebencanaan agar dapat berjalan secara terpadu, efektif, dan responsif, khususnya saat terjadi kondisi darurat.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Yogyakarta, Drs. Nur Hidayat, M.Si., dalam sambutannya menekankan pentingnya kemandirian dan keterpaduan sistem data kebencanaan antarwilayah. Menurutnya, data yang tertata dan terintegrasi menjadi fondasi utama dalam pengambilan keputusan saat penanganan bencana.
“Koordinasi data perlu terus diperkuat agar tertata, tersusun, dan terpadu. Sistem komunikasi dan informasi harus berjalan dengan baik saat terjadi kejadian, karena ketepatan dan kecepatan informasi menjadi prioritas utama dalam pengendalian dan operasi kebencanaan,” ujarnya.
Melalui kegiatan konsolidasi ini, diharapkan terbangun kesepakatan bersama antar Pusdalops BPBD di wilayah DIY terkait mekanisme pelaporan, alur distribusi data, serta koordinasi lintas wilayah. Dengan kesamaan pemahaman dan sistem kerja yang selaras, penanganan kejadian bencana diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif, cepat, dan terkoordinasi.
Sinergi dan kolaborasi yang kuat antar Pusdalops menjadi kunci penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan keselamatan masyarakat. Upaya penguatan koordinasi yang dilakukan hari ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi penanganan kebencanaan di masa depan, khususnya dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

0 Komentar