Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) yang diselenggarakan oleh BPBD DIY mengangkat tema “Peran TRC BPBD sebagai Pengawal Assesment Lanjutan yang Komprehensif” pada 23 Februari 2026 di ruang rapat BPBD DIY. Rakornis ini dihadiri oleh unsur Pusdalops, TRC kabupaten/kota se-DIY, dan perwakilan relawan kabupaten/kota serta menghadirkan narasumber dari PMI DIY
Dalam forum tersebut, ditegaskan bahwa TRC bukan hanya bertugas melakukan respons awal, tetapi juga bertanggung jawab mengawal tahapan asesmen lanjutan agar data yang diperoleh benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Rakornis ini menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas personel TRC dalam melakukan identifikasi kerusakan, analisis kebutuhan korban terdampak, serta pemetaan risiko lanjutan di lokasi bencana. Asesmen yang komprehensif mencakup aspek fisik, sosial, ekonomi, hingga potensi dampak susulan yang mungkin terjadi. Dengan dukungan sistem pelaporan yang terintegrasi dan koordinasi yang solid antara TRC dan Pusdalops, informasi dari lapangan diharapkan dapat tersampaikan secara cepat dan presisi sebagai dasar pengambilan kebijakan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan standar kerja yang lebih kuat dalam pelaksanaan asesmen lanjutan. Peran strategis TRC sebagai pengawal data dan informasi menjadi kunci dalam menentukan langkah penanganan yang tepat, baik pada fase tanggap darurat maupun tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Komitmen bersama yang terbangun dalam Rakornis Pusdalops ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas penanggulangan bencana di Daerah Istimewa Yogyakarta.

0 Komentar