Yogyakarta, 24 Desember 2025. Menjelang perayaan Natal 2025, BPBD Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Bidang Logistik dan Peralatan melaksanakan distribusi logistik kebersihan dan kesehatan ke sejumlah gereja di wilayah DIY. Kegiatan distribusi ini dilaksanakan selama periode 8 hingga 12 Desember 2025 sebagai bentuk dukungan terhadap kesiapsiagaan dan kenyamanan jemaat dalam menjalankan ibadah Natal.
Logistik yang disalurkan berupa masker, hand sanitizer, serta hygiene kit yang bertujuan untuk mendukung sarana kebersihan dan kesehatan di lingkungan gereja. Bantuan ini diharapkan dapat membantu pengelola gereja dalam menyediakan fasilitas kebersihan yang memadai serta menciptakan lingkungan ibadah yang aman dan sehat bagi jemaat.
Sebanyak 18 titik gereja menjadi sasaran distribusi logistik, meliputi Gereja Katolik Paroki Kristus Raja Baciro; Gereja Katolik Paroki St. Antonius Padua Kotabaru; GKPI Gejayan; GKJ Sawokembar Gondokusuman; Gereja Katolik St. Albertus Agung Jetis; Gereja Katolik Hati Santa Perawan Maria Tak Bercela Kumetiran; Gereja Katolik Hati Kudus Tuhan Yesus Pugeran; Gereja Katolik Paroki Santo Yusuf Bintaran; Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Jemaat Timoho; Gereja Katolik St. Fransiskus Xaverius Kidul Loji; Gereja Katolik Paroki Santo Yohanes Rasul Pringwulung; Gereja Katolik Santo Alfonsus Maria de Liguori Nandan; GKJ Mergangsan; Gereja Katolik Paroki Keluarga Kudus Banteng; Gereja Katolik Santo Petrus dan Paulus Minomartani; Gereja Kristen Indonesia Ngupasan Yogyakarta; Gereja Kristen Jawa Brayat Kinasih; serta GPIB Marga Mulya Yogyakarta.
Melalui kegiatan ini, BPBD DIY berharap perayaan Natal 2025 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan nyaman. BPBD DIY juga terus berkomitmen untuk mendukung kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi risiko, termasuk pada momentum kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak orang.
Upaya ini menjadi bagian dari langkah preventif BPBD DIY dalam mendukung ketahanan masyarakat serta memperkuat sinergi dengan berbagai elemen, demi terwujudnya keselamatan dan kenyamanan bersama selama perayaan hari besar keagamaan di Daerah Istimewa Yogyakarta.

0 Komentar