Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD DIY kembali melaksanakan kegiatan konsolidasi antar Pusdalops yang kali ini digelar di BPBD Kota Yogyakarta pada Rabu (04/03). Kegiatan ini merupakan bagian dari mobilisasi lanjutan untuk memperkuat koordinasi, menyelaraskan mekanisme kerja, serta meningkatkan kapasitas pengelolaan informasi kebencanaan di tingkat daerah. Konsolidasi ini menjadi ruang strategis untuk mempererat sinergi antaroperator agar sistem komando dan pelaporan berjalan lebih efektif dan responsif.
Dalam pertemuan tersebut, fokus utama diarahkan pada sosialisasi sekaligus penguatan pemanfaatan Aplikasi Pamor sebagai sarana pendataan, pelaporan, dan penanganan kebencanaan, khususnya di wilayah Kota Yogyakarta. Optimalisasi penggunaan aplikasi ini dinilai penting untuk memastikan setiap kejadian bencana dapat terdokumentasi secara cepat, akurat, dan terintegrasi. Dengan sistem yang terdigitalisasi, proses distribusi informasi dari lapangan ke pusat kendali diharapkan semakin efisien dan meminimalkan potensi keterlambatan laporan.
Melalui optimalisasi Aplikasi Pamor, Pusdalops PB BPBD DIY mendorong terciptanya manajemen kebencanaan yang berbasis data dan real time. Langkah ini diharapkan mampu mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat, meningkatkan kualitas respons darurat, serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan bencana. Dengan sistem yang semakin terintegrasi, kesiapsiagaan dan ketanggapan di wilayah Kota Yogyakarta dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.

0 Komentar