Kehadiran kendaraan listrik semakin mudah dijumpai di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Mobil listrik mulai digunakan sebagai kendaraan pribadi maupun operasional, sedangkan sepeda motor listrik semakin banyak terlihat di kawasan perkotaan, kampus, dan destinasi wisata. Pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pada berbagai titik menunjukkan bahwa teknologi transportasi berbasis baterai semakin menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Baterai lithium-ion menjadi sumber energi utama pada sebagian besar kendaraan listrik modern karena mampu menyimpan energi dalam jumlah besar dengan ukuran yang relatif ringkas. Karakteristik tersebut mendukung efisiensi dan performa kendaraan listrik, sekaligus mendorong perhatian terhadap aspek keselamatan baterai. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa mekanisme kegagalan pada baterai lithium-ion dapat menghasilkan kondisi yang berbeda dibandingkan kendaraan berbahan bakar bensin atau solar, baik dari sisi sumber energi maupun proses perkembangan kebakarannya (Yang et al., 2023).
Salah satu fenomena yang sering dikaitkan dengan kebakaran baterai lithium-ion adalah thermal runaway. Kondisi tersebut terjadi ketika peningkatan suhu di dalam baterai memicu reaksi berantai yang menghasilkan panas tambahan secara terus-menerus. Proses tersebut dapat menyebabkan pelepasan gas mudah terbakar, munculnya api, hingga ledakan pada kondisi tertentu. Benturan, korsleting internal, kegagalan sistem pengelolaan baterai, maupun paparan suhu ekstrem menjadi beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya thermal runaway (Chen et al., 2026).
Karakteristik tersebut menyebabkan kebakaran kendaraan listrik memiliki tantangan tersendiri dalam proses penanganannya. Penelitian menunjukkan bahwa baterai yang telah mengalami thermal runaway dapat kembali mengalami peningkatan suhu setelah api awal berhasil dikendalikan. Kondisi yang dikenal sebagai re-ignition atau penyalaan ulang tersebut menjadi salah satu karakteristik yang membedakan kebakaran baterai lithium-ion dari kebakaran kendaraan konvensional (Mao et al., 2024).
Perkembangan kendaraan listrik kemudian mendorong munculnya berbagai inovasi dalam bidang keselamatan kebakaran, salah satunya APAR lithium. Alat pemadam tersebut dirancang untuk membantu penanganan kebakaran yang melibatkan baterai lithium dan menjadi bagian dari upaya pengembangan teknologi keselamatan seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik (Zhi et al., 2024).
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa metode pemadaman kebakaran baterai lithium-ion masih terus berkembang. Upaya yang dilakukan umumnya berfokus pada pendinginan baterai, pengendalian penyebaran panas, serta pengurangan dampak thermal runaway. Efektivitas metode pemadaman dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk jenis baterai, kapasitas energi yang tersimpan, dan kondisi kebakaran saat kejadian berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum terdapat satu metode pemadaman yang dapat diterapkan pada seluruh skenario kebakaran baterai lithium-ion (Mao et al., 2024).
Kemunculan APAR lithium menunjukkan bagaimana teknologi keselamatan kebakaran terus beradaptasi mengikuti perkembangan kendaraan listrik. Kendaraan listrik diperkirakan akan semakin banyak dijumpai dalam aktivitas sehari-hari masyarakat DIY seiring berkembangnya ekosistem transportasi listrik. Kondisi tersebut menjadikan pemahaman mengenai karakteristik baterai lithium-ion, fenomena thermal runaway, serta perkembangan teknologi pemadaman semakin relevan dalam mendukung keselamatan kebakaran pada era elektrifikasi transportasi (Chen et al., 2026).
Daftar Pustaka
Chen, Z., Zhang, J., Liu, C., Yang, C., & Chen, S. (2026). Thermal Runaway in Lithium-Ion Batteries: A Review of Mechanisms, Prediction Approaches, and Mitigation Strategies. Batteries, 12(3).
Mao, Y., Chen, Y., & Chen, M. (2024). Review of Flame Behavior and Its Suppression during Thermal Runaway in Lithium-Ion Batteries. Batteries, 10(9).
Yang, Y., Wang, R., Shen, Z., Yu, Q., Xiong, R., & Shen, W. (2023). Towards a safer lithium-ion batteries: A critical review on cause, characteristics, warning and disposal strategy for thermal runaway. Advances in Applied Energy, 11(April), 100146.
Zhi, M., Liu, Q., Xu, Q., Pan, Z., Sun, Q., Su, B., Zhao, H., Cui, H., & He, Y. (2024). Review of prevention and mitigation technologies for thermal runaway in lithium-ion batteries. Aerospace Traffic and Safety, 1(1), 55–72.

0 Komentar