Yogyakarta, 09 Desember 2025. Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) terus menunjukkan komitmennya dalam membantu korban bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Setelah sebelumnya Gubernur DIY menyalurkan bantuan berupa perbekalan kesehatan dan dukungan keuangan, upaya kemanusiaan tersebut kini berlanjut melalui langkah strategis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY.
Fokus lanjutan bantuan diarahkan pada pendataan dan verifikasi mahasiswa terdampak bencana yang berasal dari ketiga provinsi tersebut dan saat ini tengah menempuh pendidikan di Yogyakarta. Langkah ini dilakukan untuk memastikan para mahasiswa mendapatkan perhatian dan dukungan yang tepat, khususnya terkait keberlanjutan pendidikan serta pemenuhan kebutuhan penghidupan selama berada di Yogyakarta.
Untuk mendukung proses tersebut, BPBD DIY menggelar koordinasi lintas instansi yang melibatkan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V DIY, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) DIY, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DIY, Dinas Sosial DIY, serta perwakilan Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM) dan pengelola asrama mahasiswa dari Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Koordinasi ini bertujuan memverifikasi data mahasiswa terdampak secara akurat agar bantuan yang diberikan tepat sasaran. Selain itu, forum ini juga menjadi wadah sinkronisasi program dan dukungan antarlembaga, sehingga kebijakan yang diambil dapat menjawab kebutuhan riil mahasiswa terdampak bencana.
Kegiatan koordinasi dilaksanakan pada Selasa, 9 Desember 2025, bertempat di Ruang Rapat BPBD DIY. Melalui langkah berkelanjutan ini, Pemda DIY berharap dapat meringankan beban para mahasiswa terdampak serta memastikan mereka tetap dapat melanjutkan pendidikan dengan aman dan layak, sejalan dengan semangat gotong royong dan solidaritas antarwilayah di Indonesia.

0 Komentar