Yogyakarta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta menerima kunjungan edukatif dari AJM International Academy Sdn Bhd, Malaysia pada Kamis (9/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai penyelenggaraan penanggulangan bencana, sekaligus memperkuat jejaring kerja sama antarinstansi lintas negara.
Kunjungan tersebut merupakan rangkaian agenda edukatif AJM International Academy di sejumlah organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Daerah DIY. Berdasarkan surat permohonan yang disampaikan kepada Pemerintah Daerah DIY, BPBD DIY menjadi salah satu instansi yang dikunjungi untuk mempelajari sistem penanggulangan bencana yang diterapkan di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Pelaksana BPBD DIY memaparkan berbagai potensi ancaman bencana yang dihadapi Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai dari gempa bumi, erupsi Gunung Merapi, tanah longsor, banjir, angin kencang, hingga potensi kekeringan. Selain itu, disampaikan pula strategi penanggulangan bencana yang diterapkan BPBD DIY melalui penguatan mitigasi, peningkatan kesiapsiagaan masyarakat, koordinasi lintas sektor, serta optimalisasi sumber daya yang dimiliki untuk mendukung respons bencana secara cepat dan tepat.
Rombongan juga diajak mengunjungi Ruang Pantau Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD DIY. Di lokasi tersebut, peserta memperoleh penjelasan mengenai sistem pemantauan kondisi kebencanaan, pengelolaan informasi, koordinasi antarinstansi, hingga mekanisme penyajian data secara real time yang menjadi dasar pengambilan keputusan saat terjadi keadaan darurat.
Melalui kunjungan ini, peserta dapat melihat secara langsung bagaimana BPBD DIY mengintegrasikan informasi, teknologi, serta koordinasi kelembagaan dalam mendukung penyelenggaraan penanggulangan bencana yang efektif.
BPBD DIY berharap kegiatan ini menjadi sarana bertukar pengetahuan dan pengalaman, sekaligus mempererat hubungan kerja sama antara Indonesia dan Malaysia dalam pengembangan kapasitas penanggulangan bencana. Dengan kolaborasi yang semakin kuat, diharapkan terbangun inovasi serta praktik-praktik baik yang mampu meningkatkan kesiapsiagaan dan mewujudkan masyarakat yang lebih tangguh dalam menghadapi berbagai ancaman bencana.

0 Komentar