Kombinasi antara vegetasi yang mengering, suhu udara yang tinggi, dan embusan angin kencang khas musim kemarau menempatkan wilayah DIY pada status rawan kebakaran lahan dan permukiman. BPBD DIY mencatat, salah satu pemicu utama kebakaran vegetasi adalah aktivitas pembakaran sampah rumah tangga yang ditinggalkan tanpa pengawasan.
Mengingat risiko rambatan api yang sangat cepat, BPBD DIY mengeluarkan maklumat kesiapsiagaan:
- Stop Bakar Sampah Pekarangan: Hindari sama sekali membersihkan halaman atau lahan kebun dengan cara membakar tumpukan daun kering atau limbah plastik. Pilih opsi penguburan untuk sampah organik atau pembuatan kompos.
- Kenali Bahaya Angin: Embusan angin kencang di musim kemarau dapat menerbangkan bara api (gawangan) hingga sejauh puluhan meter, memicu titik api baru di atap rumah warga atau rumpun bambu yang kering.
- Buat Sekat Bakar di Lahan Kebun: Bagi warga yang memiliki lahan produktif dekat kawasan hutan atau semak, bersihkan area pembatas (membuat sekat bersih dari rumput kering) selebar 1–2 meter agar api tidak mudah melompat jika terjadi kebakaran di sekitarnya.
- Respons Cepat Hubungi BPBD: Jika melihat kepulan asap mencurigakan di lahan kosong, jangan menunggu api membesar. Segera laporkan ke pos pemadam kebakaran terdekat atau melalui call center BPBD di daerah masing-masing.

0 Komentar