Memasuki puncak musim kemarau, penurunan kualitas udara akibat debu yang terbawa angin kencang mulai mengancam kesehatan masyarakat. BPBD DIY mengingatkan bahwa kelompok rentan—yaitu anak-anak dan lansia—menjadi pihak yang paling cepat merasakan dampak buruk polusi partikel debu ini melalui serangan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Sebagai langkah memperkuat kapasitas mandiri keluarga, berikut adalah 4 langkah taktis lindungi kelompok rentan di rumah:
- Pemasangan Tirai Basah di Ventilasi: Jika rumah berada di pinggir jalan raya atau area berdebu tinggi, pasang kain atau tirai tipis yang dilembapkan dengan air pada ventilasi untuk menangkap partikel debu halus.
- Disiplin Masker Ukuran Pas: Pastikan anak-anak dan lansia mengenakan masker dengan ukuran yang pas (tidak longgar) saat harus keluar rumah, terutama pada siang dan sore hari saat angin berembus kencang.
- Waktu Hidrasi Terjadwal: Anak-anak sering lupa minum dan lansia cenderung menurun rasa haus fisiknya. Sediakan botol minum khusus dan ingatkan untuk minum air putih setiap 1–2 jam guna menjaga selaput lendir tenggorokan tetap basah sebagai penangkal virus/bakteri.
- Kurangi Aktivitas Fisik Berat di Luar Ruangan: Alihkan aktivitas bermain anak atau olahraga lansia ke dalam ruangan terlindung pada jam-jam dengan paparan debu tertinggi (pukul 10.00 - 15.00 WIB).

0 Komentar