BPBD DIY melalui Bidang Logistik dan Peralatan memberikan dukungan penanganan pasca bencana tanah longsor di Padukuhan Gayam, Kalurahan Gayamharjo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman pada tanggal 19 Agustus 2026. Dukungan tersebut berupa penyediaan 25 unit bronjong kawat untuk membantu perbaikan talud jalan yang terdampak longsor.
Permohonan bantuan diajukan oleh Pemerintah Kalurahan Gayamharjo melalui BPBD Kabupaten Sleman. Berdasarkan peninjauan kondisi di lapangan, BPBD Kabupaten Sleman merekomendasikan penggunaan bronjong kawat sebagai bagian dari upaya pengamanan tanggul serta mengantisipasi potensi longsor susulan. Penanganan talud juga diperlukan untuk menjaga keamanan dan keberlanjutan akses jalan yang digunakan masyarakat setempat.
Sebagai tindak lanjut permohonan tersebut, BPBD DIY bersama BPBD Kabupaten Sleman dan Pemerintah Kalurahan Gayamharjo melaksanakan verifikasi lapangan pada awal Agustus 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi talud yang terdampak, sekaligus menentukan kebutuhan penanganan sesuai kondisi di lokasi.
Hasil survei menyepakati pembagian dukungan antar pihak. BPBD DIY menyediakan 25 unit bronjong, sedangkan material batu sebagai bahan pengisi bronjong didukung oleh BPBD Kabupaten Sleman. Adapun pemasangan bronjong akan dilaksanakan secara swadaya melalui gotong royong masyarakat bersama Pemerintah Kalurahan Gayamharjo.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan pasca bencana sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengurangan risiko bencana di lingkungan sekitar. Dukungan pemerintah daerah dalam penyediaan material dipadukan dengan partisipasi warga dalam pelaksanaan pekerjaan diharapkan dapat menghasilkan penanganan yang sesuai dengan kebutuhan lapangan.
Melalui sinergi BPBD DIY, BPBD Kab. Sleman, Pemerintah Kalurahan Gayamharjo, dan masyarakat, penanganan talud di Padukuhan Gayam diharapkan dapat meningkatkan keamanan akses jalan serta mengurangi risiko longsor susulan. Kegiatan ini sekaligus memperkuat semangat gotong royong sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih tangguh terhadap bencana.

0 Komentar