Badan Penanggulangan Bencana Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (BPBD DIY) melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) kepada kelompok penerima hibah peralatan penanggulangan bencana pada hari Selasa, 8 September 2026, yaitu unit Search and Rescue (SAR) ARUMTA yang berada di Kalurahan Sumberarum, Kapanewon Moyudan, Kabupaten Sleman. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari penyerahan hibah peralatan penanggulangan bencana berjumlah 13 jenis peralatan kepada 18 kelompok dan organisasi yang aktif dalam upaya kebencanaan pada Agustus 2026 kemarin.
Kegiatan monev ini bertujuan untuk memeriksa secara langsung fisik dan fungsi teknis dari setiap peralatan hibah yang diserahkan kepada SAR ARUMTA. Beberapa aspek utama dalam peninjauan ini meliputi:
- Inspeksi Fisik dan Kelayakan Fungsi, yaitu memastikan alat-alat penyelamatan (seperti chainsaw, angkong, sekop, parang/golok, linggis, genset, lampu tembak, kabel, sarung tangan, jas hujan, sepatu, helm safety dan tenda) berada dalam kondisi baik dan siap digunakan.
- Pemeliharaan Peralatan, yaitu menilai skema perawatan yang diterapkan oleh personil SAR ARUMTA agar usia pakai (lifetime) peralatan dapat maksimal serta penyimpanannya berada di tempat yang aman dan baik.
- Penggunaan, yaitu memastikan peralatan penanggulangan bencana tersebut digunakan sebagaimana mestinya dalam mendukung penanggulangan bencana di daerah setempat.
- Kelengkapan Administrasi, yaitu memastikan kesiapan laporan penggunaan barang oleh SAR ARUMTA.
Selain berfokus pada peninjauan alat, kegiatan monev ini juga menjadi ruang diskusi antara BPBD DIY dan tim operasional SAR ARUMTA, sehingga diharapkan seluruh peralatan yang telah diserahterimakan dapat berfungsi dengan baik, dimanfaatkan secara optimal, digunakan sesuai kebutuhan, serta dipelihara dengan baik. Dengan dukungan sarana yang memadai dan kapasitas masyarakat yang terus diperkuat, komunitas di DIY diharapkan semakin siap, mandiri, dan tanggap dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

0 Komentar