Menghadapi potensi penurunan debit sumber air tanah di beberapa wilayah DIY, kesiapsiagaan tidak hanya bertumpu pada bantuan dropping air bersih. BPBD DIY mengajak masyarakat menerapkan manajemen air skala rumah tangga secara ketat guna memperpanjang umur cadangan air sumur warga.
Langkah cerdas pengelolaan air mandiri yang dapat segera dipraktikkan:
- Audit Kebocoran Mandiri: Periksa seluruh instalasi pipa, kran, dan dinding bak penampungan. Kebocoran sekecil rembesan kran dapat membuang hingga 20 liter air bersih per hari sia-sia.
- Prinsip Water Reuse (Gunakan Kembali): Tampung air bekas cucian beras, buah, dan sayur ke dalam ember khusus untuk digunakan kembali menyiram tanaman atau membersihkan lantai teras.
- Metode Penutupan Bak Rapat: Pastikan semua bak penampungan air atau toren tertutup rapat sempurna. Selain mencegah penguapan akibat suhu panas yang ekstrem, hal ini penting untuk memutus siklus bertelurnya nyamuk demam berdarah yang juga rawan di musim kemarau.
- Atur Jadwal Pompa Air: Bagi pengguna sumur bor/pantek, hindari menyalakan pompa terlalu sering dalam durasi pendek. Nyalakan pompa hanya saat cadangan di tandon benar-benar habis demi menjaga kestabilan muka air tanah di sekitar sumur.

0 Komentar