Yogyakarta, 19 Agustus 2026. Dalam penanganan bencana, kecepatan respons sangat bergantung pada ketepatan informasi di lapangan. Salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah memastikan titik koordinat lokasi kejadian tercatat secara akurat. Kesalahan pengukuran, keterbatasan perangkat, gangguan sinyal, hingga perbedaan format koordinat dapat memengaruhi kualitas data dan menyulitkan proses pemetaan serta koordinasi penanganan bencana.
Hal tersebut menjadi perhatian dalam pelatihan manajemen bencana regional yang diselenggarakan BPBD DIY. Kegiatan ini membahas pentingnya geotagging dan pengumpulan koordinat sebagai bagian dari pembangunan basis data kebencanaan. Data lokasi yang tepat dibutuhkan untuk menggambarkan wilayah terdampak maupun kawasan rawan bencana, sehingga dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan dan penanganan di lapangan.
Di lapangan, penggunaan telepon pintar memang dapat menjadi pilihan praktis. Namun, akurasinya dipengaruhi oleh kondisi penerimaan satelit dan konektivitas. Pada wilayah terpencil atau saat jaringan komunikasi terganggu akibat bencana, proses pengumpulan data menjadi semakin menantang. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya perangkat dan metode alternatif yang dapat tetap digunakan dalam berbagai situasi.
Sebagai solusi, pelatihan memperkenalkan penggunaan GPS handheld serta sejumlah aplikasi geotagging yang dapat bekerja secara offline, seperti Avenza Maps dan Navitel. Ketika perangkat khusus belum tersedia, Share Location melalui WhatsApp disepakati sebagai standar minimum untuk melaporkan koordinat kejadian. Pendekatan ini menjadi bagian dari tahapan pengumpulan data, mulai dari berbagi lokasi, penggunaan aplikasi pemetaan, pemanfaatan perangkat TRC, hingga pengadaan GPS khusus.
Ke depan, standardisasi pengumpulan koordinat menjadi langkah penting untuk menghasilkan data kebencanaan yang lebih akurat dan dapat diandalkan. Dengan data lokasi yang tepat, proses asesmen, pemetaan, koordinasi, dan respons terhadap kejadian bencana di DIY diharapkan menjadi lebih cepat, terarah, dan efektif.
0 Komentar